
Saya
ada sebuah pertanyaan tentang Jaringan WiFi dari mas Bagoes lewat
jejaring FB, mungkin lebih baik jawabnya saya share-kan disini saja.
Pertanyaannya kurang lebih seperti ini : “Klo saya masang Antena WiFi
dan saya mau ngincer area hotspot dalam jangkauan 20km bisa tidak ya?
Dan Kalau dari tempat saya menuju area hotspot tidak terhalang (LoS)
tapi Antena WiFi yang di pasang di tempat hotspot tersebut tidak tinggi
dalam artian di pasang di atas genteng. Apa saya bisa menjangkau sinyal
WiFi nya?” Jawabnya bisa Iya, bisa tidak, kerana ada hal-hal teknis yang
perlu diperhatikan. Supaya lebih bermanfaat saya share-kan pengetahuan
yang saya miliki disini.
Sebuah record WiFi
link yang saya ketahu bisa mencapai jarak 304 Km *), namun hal tersebut
tidak dapat dengan mudah dicapai ada analisa dan perhitungan serta
penggunaan WiFi dan antena yang sesuai. Ada beberapa hal yang harus
diketahui :
- Sebuah Access point (perangkat WiFi)
mempuyai Daya yang beraneka mulai kurang dari 100 mWatt dan hingga lebih
dari 1000 mWatt. Umumnya perangkat WiFi mempuyai daya 200 – 600 mWatt.
Anda bisa lihat spesifikasi detail sebelum anda membeli WiFi. Ada
perangkat WiFi yang tidak menuangkan daya dalam dB (Desibell) tidak
mWatt, untuk konversi anda bisa memanfaatkan Konversi dB ke mWatt *).
Misalnya 600 mWatt akan setara dengan 27.78 dB.
- Dengan daya yang besar, secara umum
daya akan terpancar relatif lebih jauh. Namun ingat di WiFi adalah band
ISM, ada daya maksimal yang diperbolehkan, lebih detai bisa dilihat di
EIRP.
- Sinyal WiFi menggunakan gelombang Mikro
yang secara teori bisa maksimal jika merambat lurus tanpa halangan (LOS
/ line of Sight).
- Untuk mengarahkan pancaran WiFi anda
berbagai jenis antena yang bisa digunakan, antena bawaan pada wifi
(indoor) umumnya adalah anten Omni directional dengan gain kecil (gain
diukur dalam dBm). Antena jenis lain adalaha antena pengarah, parabolik,
sectoral, kaleng, dll. Yang mempunyai pola arahan sendiri-sendiri,
sehingga misal kita tidak berada pada area yang “terarah oleh Antena”
kemungkinan kita tidak akan menerima sinyak yang bagus, meskipun
jaraknya jauh. dan sebaliknya, bisa jadi jarak yang jauh malah
mendapatkan sinyal lebih bagus karena sesuai arah antenna.
- Hal yang lain, WiFi menggunakan
frekuensi bebas (band ISM), sehingga akan banyak sinyal-sinyal Wifi yang
mempunyai frekuensi (kanal yang sama). hal ini bisa jadi mengakibatkan
terjadinya interferensi yang merusak akan menurunkan, atau saling
mengganggu WiFi. perlu dilakukan survey untuk pemilihan kanal yang
tepat. Kanal yang ada adalah 1-13 (di Indonesia setahu saya yang di
ijikan hanya 1 – 11). Beda negara beda regulasi.
- Pada WiFi link jarak perbedaan
pengarahan beberapa derajat saja mungkin bisa jadi menghilangkan atau
menurunkan kualitas sinyal, oleh karena itu biasanya Antena WiFi
terpasang pada tower yang permanen untuk mengurangi pergeseran yang
tidak diharapkan.
0 komentar:
Posting Komentar